Syarat-syarat menjadi seorang peneliti

Syarat-syarat menjadi seorang peneliti


Menurut Sutrisno Hadi (1986) syarat minimal yang perlu dimilki oleh seorang peneliti atau calon peneliti yaitu: peneliti harus kompeten, objektif, faktual, terbuka dan mempunyai human relation..

Sedangkan hermawan Wasito menyebutkan bahwa syarat minimal yang harus dimiliki oleh seorang peneliti adalah cara berpikirnya skeptis, analitis, kritis, kompeten, jujur, faktual dan terbuka.  

 Dari uraian diatas dapat kiranya ditumuskan syarat-syarat minimal bagi seorang peneliti antara lain: 

1.    Peneliti punya kompetensi 
Seorang peneliti harus mempunyai bidang keilmuan yang dibina dan dikembangkan, disamping menguasai metodologi penelitian serta mempunyai kemauan/kesanggupan melakukan penelitian 

2.    Peneliti harus bersikap objektif 
Objektif diartikan seorang peneliti dapat menyajikan hasil penelitiannya yang berdasarkan fakta seperti apa adanya dan tidak mencampur adukkan antara kenyataan dan pendapat diri sendiri 

3.    Peneliti harus faktual 
Hasil penelitian yang dikemukakan hendaknya didukung oleh data dan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan secara benar dan ilmiah.  

4.    Peneliti besifat terbuka 
Hasil penelitian yang dikemukakan haris siap dan bersedia untuk diuji orang lain, baik melalui kegiatan seminar/diskusi maupun kegiatan penelitian ulang oleh peneliti lainnya 

5.    Peneliti memilik human relation  
Secara umum kegiatan penelitian akan banyak melakukan interaksi antar manusia. Untuk itu agar agar peneliti dapat berhasil dalam melakukan penelitiannya maka harus memiliki kemapuan berkomunikasi dan berhubungan dengan manusia lainnya 

6.    Peneliti bersikap kritis  
Bersikap kritis adalah kemampuan seseorang untuk selalu ingin bertanya dan kehendak memperoleh kejelasan serta menimbang secara objektif 

7.    Peneliti bersikap skeptis 
Sikap ini merupakan sikap ragu-ragu atau menyangsikan suatu hasil penelitian, penemuan-penemuan dan bahkan ilmu pengetahuan atau teori yang berlaku universal. Dengan kata lain tidak mengakui kebenaran kecuali setelah melalui pembuktian atau dasar-dasar yang sah. Seorang peneliti dituntut untuk bersikap “curiga” terhadap suatu ilmu pengetahuan atau teori yang tidak di dukung suatu pembuktian yang sah atau fakta-fakta yang cukup sah menurut metode-metode ilmiah.  

8.    Peneliti bersikap analitis  
Yang dimaksud dengan analitis disini adalah sikap yang mampu mengkaji masalah-masalah yang relevan maupun masalah yang utama. Peneliti harus mampu memilah dan mengklasifikasikan secara cermat dan benar-benar valid agar penelitian menghasilkan karya yang berkualitas dan dapat dipertanggungjawabkan 


referensi:
ebook zul asri, 2011.

No comments:

Post a Comment

Post a Comment

Lakukan kebaikan kecil hari ini dengan cara memberitahukan blog ini kepada teman/kawan anda, barangkali apa yang ada di sini bisa membantu kesulitan mereka dalam mengerjakan skripsi.

Salam sukses

sahabat skripsi

Ingat SKRIPSI ingat SAHABATSKRIPSI.BLOGSPOT.COM